Penyehatan Holistik
Seperti telah berulang saya tuliskan, bahwa untuk menjadi sehat, Kefir saja tidak cukup. Perlu disertai dengan olahraga, olah rasa dan olah jiwa.
Olahraga yang paling ringan bergabung dengan olahjiwa (spiritual) yaitu sholat dan silaturahmi. Menyentuhkan dahi ke sajadah yang terhampar, minimal 34 kali sehari memiliki daya yang luarbiasa bagi kesehatan. Olahrasa, dengan mengenali hal-hal yang indah, bergabung dengan silaturahmi, menghasilkan kehalusan rasa dan hubungan antar manusia yang indah.
Tapi ternyata masih ada satu yang kemudian saya rasakan ketika bertamu ke seorang rekan yang rumahnya cukup memadai, telah melakukan semua yang disebutkan di atas. Ternyata ketika masuk ke rumahnya, terasa pengap. Rumah itu ternyata ventilasinya sangat minim, dan lantai rumah lebih rendah dari jalan yang ada di depan rumah.
Ternyata dari tampilan sahabat itu, ada kesan kurang segar.
Olah Lingkungan (environment) yang kurang.
Sempat kaget, mengapa satu hal yang penting ini bisa terlewat.
Mungkin karena rumah saya, satu-satunya rumah di kompleks yang tidak berpagar. Garasi hanya ditutup dengan jeruji dimana angin secara leluasa masuk, dan jarang sekali pintu-pintu di dalam rumah ditutup. Di bagian belakang tengah juga ada kolam kecil yang sebagian atapnya terbuka sehingga udara segar setiap saat bisa masuk.
Udara.....
Udara adalah pembersih lingkungan yang sama penting dengan air yang mengalir membersihkan alam ini...
Kalau kita masuk ke rumah ki Adi Kumbara yang di lereng Cikuray, dengan tampilan seperti rumah tradisional Sunda, terasa ada situasi yang sangat beda. Memang berada di lokasi dengan elevasi tinggi, sekitar 850 m dari permukaan laut, tapi benar-benar memperhatikan olah lingkungan, sehingga tetap terasa segar walaupun di ruang depannya banyak orang berkumpul ngobrol dan merokok....
Inilah olah lingkungan untuk rumah yang perlu diperhatikan :
- Lantai rumah harus lebih tinggi dari area sekitarnya. Saya pernah menemukan rumah yang justru bagian tengahnya sengaja diturunkan agar orang bisa bersandar sambil lesehan. Ini berbahaya karena polutan (udara kotor, debu halus dsb) lebih berat dari udara segar, dan cenderung berkumpul di bagian bawah. Jangan berada lama dan bernafas dengan udara lebih rendah dari 40 cm dari lantai, kecuali ada ventilasi di bagian bawah dari dinding rumah.
- Tidur dengan hanya beralaskan kasur juga sama bahayanya. Usahakan selalu menggunakan ranjang/dipan sesederhana apapun juga, dengan ketinggian minimal 40 cm.
- Olahraga selalu di ruang dengan ventilasi yang memadai, atau di udara terbuka, paparan sinar matahari setiap hari, terutama pagi hari juga diusahakan diperoleh..
- Jangan ada tanaman di dalam rumah pada malam hari tanpa adanya ventilasi yang memadai, karena pada malam hari tanaman bernafas, mengambil O2 dan mengeluarkan CO2. Ini sebaliknya ketika tanaman terkena sinar matahari, yang menghasilkan oksigen dan menyerap CO2. Letakkan tanaman di tempat yang terkena cahaya matahari pada siang hari.
- Perhatikan aliran udara di dalam rumah, pergantian udara di dalam rumah adalah salah satu syarat yang sangat penting. Minimal harus ada dua lokasi yang memungkinkan udara masuk dari satu lokasi dan keluar dari lokasi lainnya, sehingga tidak ada udara yang selalu terperangkap di ruangan. Kalaupun rumah berdempetan, sehingga hanya punya satu muka yang terbuka, maka atap harus dibentuk untuk bisa mengeluarkan dan memasukkan udara melalui bagian atas.
Nah, jadi untuk sehat, pendekatan holistik adalah makanan berimbang dengan menyertakan Kefir, olahraga, olahrasa, olah jiwa dan olah lingkungan.
Mungkin saja ini juga belum cukup, selalu mungkin untuk ditemukan hal-hal baru....
Salam sehat bersama Kefir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar